Posted in Uncategorized

JADI PERUSH ASURANSI ATAS DIRI SENDIRI


JADI PERUSH ASURANSI ATAS DIRI SENDIRI

Sebenarnya setiap orang sudah punya asuransi sejak lahir. Seseorang yang tidak mau membayar premi ke perush asuransi, melainkan menyimpannya di bank, pada saat dia sakit dan butuh biaya pengobatan, dia terpaksa harus ambil uang sendiri dari rekening bank, artinya, dia berfungsi sbg perush asuransi atas dirinya sendiri.

Kekhawatiran anak

Cobalah ntar malam pada saat anak-anak anda telah tidur, datangilah kamar mereka dan bukalah pintu kamar mereka pelan-pelan, perhatikan bahwa mereka tidur dengan begitu nyenyak.
Kenapa mereka begitu nyenyak tidurnya?
Karena mereka tidak perlu khawatir besok mereka akan tinggal di mana.
Mereka tidak perlu khawatir besok makan apa.
Dan mereka juga tidak perlu khawatir apakah mereka besok masih bisa sekolah.
Terbayangkah oleh anda, seandainya kemarin anda tidak pulang, apakah anak-anak anda masih bisa tidur dengan nyenyaknya?
Cobalah tanya kepada anak-anak anda, dalam hidup mereka ini, apa yang paling berharga buat mereka? Kalau mereka mengerti, tentunya mereka akan menjawab ‘ANDA’ sebagai orang tua mereka.

RIP vs RNP ( Tears in Heaven )

Pada saat saya sedang jalan menuju ke pemakaman Papa saya, saya memperhatikan kiri kanan jalan tersebut, berjejal rapi makam-makam orang yang telah mendahului kita semuanya, saya iseng-iseng menghitung umur mereka yang telah pergi itu, tua, balita, anak-anak, remaja dan alangkah terkejutnya saya, ternyata banyak juga yang masih sangat muda, yang berada pada masa-masa produktif, berkisar 20-45 tahun. Saya melihat tulisan RIP ( Rest In Peace ) di atas makam-makam itu. Saya lalu berpikir, apakah benar orang-orang yang telah meninggal itu merasakan RIP??? Khususnya yang mereka berusia 20-45 tahun tersebut, apakah mereka telah mempersiapkan keluarga mereka untuk ditinggalkan selama-lamanya dengan begitu cepat?
Saya ingat kembali cerita TANGISAN SEORANG ANAK KECIL, bukankah Ani masih kecil ketika dia harus ditinggal oleh ayahnya secara mendadak karena kecelakaan? Saya membayangkan andaikata P’Lukman bisa melihat istri dan anak yang dia cintai sangat menderita karena dia pergi begitu mendadak, tentunya P’Lukman akan menangis, bukan RIP yang dirasakan oleh P’Lukman, mungkin seharusnya RNP ( Rest No Peace ). Kalau P’Lukman dikasih kesempatan untuk kembali ke masa dia masih hidup, tentunya dia akan mempersiapkan keluarganya seperti P’Budi, sehingga dia baru benar-benar merasakan RIP.
Ada berapa orang yang dimakamkan dipemakaman itu yang keluarganya akhirnya menderita seperti Ani?
Ada berapa dari orang-orang di sana yang dipaksa untuk RIP, padahal mungkin yang mereka rasakan adalah RNP?
Saya merasa sangat bersyukur, karena saya masih diberi kesempatan untuk merenungkan ini semuanya. Saya harus mempersiapkan semuanya, khususnya keluarga saya, sehingga apabila waktunya datang saya benar-benar RIP.

Penulis:

saya bukan anda