TEMPAT WISATA DUNIA

Kumpulan artiket tempat wisata menarik di seluruh dunia

1. Obyek Wisata Menarik di Washington DC dan Sekitarnya

Di Washington, DC kita bisa mengunjungi beberapa obyek wisata dan tempat-tempat bersejarah, termasuk rumah indah dan besar yang bersejarah dan dibeli oleh Republik Indonesia untuk kedutaan besarnya.

 

Pemandangan alam di Taman Nasional Shenandoah pada musim gugur senantiasa membuat orang berdecak kagu

Pemandangan alam di Taman Nasional Shenandoah pada musim gugur senantiasa membuat orang berdecak kagum.

Pengunjung di ibukota Amerika, Washington, DC, yang berjalan di sepanjang Embassy Row akan melewati deretan kantor perwakilan dari sekitar 60 negara di dunia. Salah satu kantor perwakilan terbesar adalah Kedutaan Besar Inggris. Komplek itu mencakup dua gedung dan rumah tinggal resmi duta besar. Kediaman duta besar itu dirancang bergaya rumah pedesaan di Inggris. Di halaman kedutaan itu berdiri patung perunggu Winston Churchill yang seakan menyambut para pengunjung kedutaan.

Tidak jauh dari Embassy Row, orang bisa mengunjungi bagian kota yang bersejarah bernama Georgetown di tepi Sungai Potomac. Di sana pula terletak universitas terkenal, yakni Universitas Katolik Georgetown. Di distrik itu juga terletak Dumbarton Oaks Research Library and Collection, yakni koleksi dan perpustakaan riset yang bisa dikunjungi khalayak umum.

Pada tahun 1944, delegasi dari Amerika, Inggris, Uni Soviet dan Tiongkok bertemu di Dumbarton Oaks membicarakan berbagai cara untuk mengamankan perdamaian yang adil dan langgeng di dunia.

Namun, sekarang Dumbarton Oaks menarik banyak pengunjung bukan semata-mata karena sejarahnya, tetapi juga karena keindahan tamannya.

Taman itu menawarkan kedamaian di tengah kota yang hiruk-pikuk. Di sana ada berbagai jenis bunga dan pohon berikut kolam dan air mancur.  Hampir semua patung di taman itu terbuat dari batu kapur yang didatangkan dari negara bagian Indiana. Tumbuh-tumbuhan hijau dan bunga bermekaran mengelilingi kolam hias di taman itu.

Kota Washington memiliki banyak tugu peringatan dan monumen, terutama di sekitar National Mall, yakni lahan luas dan terbuka di pusat kota.

Wisatawan yang ingin melakukan perjalanan dengan berkendara tidak terlalu jauh dari Washington, mereka bisa mengunjungi Skyline Drive, yakni jalan yang membentang di sepanjang pegunungan Blue Ridge di negara bagian Virginia, sekitar 140 kilometer dari Washington.

Musim gugur merupakan saat paling tepat untuk berkendara dan menikmati pemandangan alam yang indah di sepanjang Skyline Drive. Di sepanjang jalan itu, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan pemandangan kota-kota kecil di sisi kanan dan kiri pegunungan itu. Pengemudi di sepanjang Skyline Drive harus waspada agar tidak menabrak binatang, terutama rusa dan beruang, yang kebetulan menyeberang  jalan.

Skyline Drive termasuk dalam Taman Nasional Shenandoah di sepanjang Blue Ridge Mountains, di negara bagian Virginia. Blue Ridge Mountains merupakan bagian dari Pegunungan Appalachian. Skyline Drive memiliki 80 tempat pengamatan di mana kendaraan bisa diparkir dan penumpangnya menikmati pemandangan alam dengan segala keindahannya.

2.Berwisata ke Taman Nasional Vulkano dan Taman Nasional Haleakala di Hawaii

Taman Nasional Vulkano dan Taman Nasional Haleakala di Hawaii perlu dikunjungi karena keunikannya, dan menawarkan pemandangan alam yang belum pernah disaksikan dan dinikmati oleh banyak orang.

 

Gunung Haleakala yang terletak di Pulau Maui, Hawaii, menawarkan pemandangan indah kepada para wisatawan.

Gunung Haleakala yang terletak di Pulau Maui, Hawaii, menawarkan pemandangan indah kepada para wisatawan.

Gunung apa yang tertinggi di dunia? Sebagian besar anak sekolah tentu menjawab, Gunung Everest yang terletak di perbatasan Nepal dan Tibet.

Tetapi, ada sebuah gunung yang lebih tinggi 304 meter daripada Gunung Everest. Gunung itu berada di dasar laut, tepatnya di Samudra Pasifik, dan menjulang lebih dari 17 kilometer dari dasar samudra.Nama gunung itu, Mauna Loa, yang artinya  “Gunung Tinggi” dalam bahasa Hawaii.

Luas Gunung Mauna Loa lebih dari separuh pulau Hawaii, menjadikannya sebagai gunung terbesar di kepulauan Hawaii. Gunung berapi ini terbesar dan paling aktif di dunia. Mauna Loa memproduksi batu cair yang disebut lahar atau lava lebih dari 30 kali sejak pertama kali dicatat pada tahun 1843. Kini Mauna Loa tenang, tidak memproduksi lava. Tetapi, pakar gunung berapi mengatakan, hanya soal waktu saja sebelum lahar itu mengalir lagi.

Taman Nasional lainnya yang juga memiliki gunung berapi besar terletak di pulau Maui. Namanya, Taman Nasional Haleakala. Dalam bahasa Hawaii, Haleakala berarti “Rumah Matahari.”  Gunung berapi ini dan gunung yang lebih kecil dan lebih tua,  membentuk  pulau Maui. Gunung ini dianggap sudah tidak aktif. Sekitar tahun 1790, dua kawasan di sebelah gunung berapi yang besar itu menganga dan lahar panas keluar dari sana. Lahar itu mengalir ke sepanjang lereng gunung dan masuk ke laut . Itulah terakhir kali Gunung Haleakala aktif. Gunung berapi yang terletak di Taman Nasional Haleakala itu tersembul keluar lebih dari 3 kilometer di atas laut.

Perjalanan dimulai dari dekat laut. Kita bisa mengendarai mobil melalui kota Kahului. Wisatawan melewati daerah pertokoan dan rumah tinggal, serta bangunan-bangunan seperti halnya kota-kota di Amerika.  Di sini banyak terdapat  beragam bunga daripada di kota-kota lain di Amerika. Kepulauan Hawaii terkenal dengan bunga-bunganya. Segera setelah itu, kita memasuki kawasan dengan sedikit tanaman, lalu batu padas hitam. Di satu tempat, pengunjung seolah-olah memasuki awan-awan yang mengambang di dekat gunung.

Kantor Pusat Taman Nasional terletak dua kilometer dari puncak gunung itu. Para petugas taman di pusat informasi menjelaskan kepada pengunjung tentang sejarah gunung berapi. Mereka mengatakan bahwa gunung itu cukup aman sekarang. Mereka juga menjelaskan bahwa  gunung itu kemungkinan bisa aktif lagi.

Ribuan pengunjung tiap tahun menikmati Taman Nasional Haleakala di pulau Maui, dan Mauna Loa serta Kilauea di kepulauan Hawaii. Kapal-kapal membuang jangkar di dua pulau itu dan bis-bis wisata membawa grup-grup wisatawan melihat gunung-gunung berapi besar itu.

Banyak wisatawan juga melintasi gunung berapi itu dengan pesawat atau helikopter. Itu cara yang populer dan aman, untuk mengamati lahar gunung Kilauea yang bergerak perlahan menuju samudra. Pengunjung lain melihatnya dari atas kapal.

Wisatawan juga bisa berjalan memasuki hutan tropis yang tercipta dari gunung berapi itu ribuan tahun lalu.  Di sini mereka dapat melihat air terjun Waimoku, di mana air jatuh setinggi 120 meter ke lereng gunung.

Kedua taman nasional itu menawarkan kepada wisatawan, sebuah pemandangan alam yang belum pernah disaksikan dan dinikmati oleh sebagian besar orang. Pengunjung dapat melihat bagaimana gunung berapi yang aktif ini, menambah luasnya kawasan pulau itu. Mereka dapat melihat bagian dalam gunung berapi yang sudah tenang selama ratusan tahun itu. Badan Pertamanan Amerika bertanggung jawab untuk kedua taman itu, baik Haleakala dan Taman Volkano Nasional Hawaii. Badan pertamanan itu berusaha keras untuk mempertahankan keaslian alam di dua kawasan itu.

3.Pesona Kincir Angin dan Wisata Zaanse Schans, Belanda

Belanda tidak hanya terkenal dengan bunga tulip tetapi juga kincir angin. Kincir angin merupakan warisan budaya yang memesona bangsa-bangsa lain sehingga menjadi  ikon  Belanda  dengan sebutan “Negeri Kincir Angin”. Orang Indonesia sudah sangat kenal dengan ikon kincir angin Belanda karena sebuah toko roti terkemuka di Indonesia menggunakan nama negara tersebut dengan ikon kincir angin di atas bangunan tokonya. Menemukan kincir angin di negara Belanda sesungguhnya tidak sulit karena bangunan khas kincir angin yang sudah ada di Belanda sejak ratusan tahun yang lalu ini masih banyak  tersebar di seluruh wilayah Belanda.Kincir angin pada awal keberadaannya di Belanda sekitar abad 13 berfungsi untuk mendorong air ke lautan agar terbentuk daratan baru yang lebih luas (polder) mengingat letak geografis Belanda yang sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Dengan perkembangan teknologi, sekitar abad 17 kincir angin digunakan juga sebagai sarana pembantu di bidang pertanian dan industri seperti memproduksi kertas, mengasah kayu, mengeluarkan minyak dari biji, sampai menggiling jagung. Jumlah kincir angin beberapa abad lalu sekitar 10.000 dan sekarang kurang lebih tinggal 1000 kincir angin. Sebagian kincir angin yang ada sekarang  masih berfungsi serta menjadi objek wisata yang sangat menarik. Setiap orang yang pernah berkunjung ke Belanda sudah bisa dipastikan akan mencari kincir angin.

Kebanyakan kincir angin yang tersebar di seluruh wilayah Belanda sekarang hanya berdiri sendiri (satu bangunan) di suatu lokasi daerah. Sedangkan yang merupakan kumpulan kincir angin ada di dua tempat dan sudah menjadi objek wisata yang terpopuler di Belanda, yaitu kawasan wisata yang dilestarikan atau dilindungi, Zaanse Schans di Provinsi Belanda Utara (Province North Holland) dan Kinderdijk di Provinsi Belanda Selatan (Province South Holland).

Kumpulan kincir angin di kawasan wisata Zaanse Schans nampaknya belum banyak dikenal warga Indonesia yang berkunjung ke Belanda. Padahal lokasinya hanya 30 menit perjalanan dengan mobil, bus, atau kereta api dari Bandara Schiphol Amsterdam atau 15 menit dari Centrum Amsterdam. Jarang orang Indonesia yang membicarakan keindahan objek wisata di Zaanse Schans terutama pemandangan kincir angin yang terletak berjajar di pinggiran sungai yang besar dan di tengah hamparan daerah pertanian yang hijau serta rumah-rumah tradisional Belanda. Berkunjung ke kawasan wisata Zaanse Schans sebaiknya tidak dilewatkan saat mengunjungi Belanda karena lokasinya tidak jauh dari Amsterdam,  terutama saat udara tidak dingin khususnya pada musim panas.

Mengunjungi kawasan wisata Zaanse Schans yang dilestarikan ini selain menambah pengetahuan tentang fungsi kincir angin juga sekaligus mengenal dan menikmati keindahan daerah yang mempresentasikan cara hidup orang Belanda abad 17-18 atau dikenal juga sebagai “Open Air Museum”. Wisatawan bisa menikmatinya dengan berjalan kaki di sepanjang tepi Sungai Zaan, mengunjungi berbagai objek wisata di kawasan tersebut. Bisa juga dengan menaiki kapal wisata menyusuri sungai (Rondvaart) merupakan suatu pengalaman yang sangat berharga yang hanya ada di negeri kincir angin ini.

Kawasan wisata Zaanse Schans terletak di wilayah pemerintahan Zaanstad yang ibukotanya Zaandam dan terkenal  juga sebagai kota industri pertama di Eropa. Kawasan wisata Zaanse Schan berada di kota Zaandijk yang berdekatan dengan Zaandam. Setiba di Zaandijk setelah menggunakan transporatasi kereta api yang berhenti di stasiun Koog aan de Zaan akan terlihat Sungai Zaan yang besar dan banyaknya kincir angin dengan aneka bentuk dan ukuran besar, kecil. Kemudian kita akan menghirup bau coklat yang sangat tajam dari suatu pabrik coklat yang juga sudah berumur ratusan tahun. Sebelum tiba di kawasan wisata Zaanse Schans akan melewati pemukiman yang sebagian besar rumahnya masih berasitektur kuno dan berwarna hijau (Oud Zaandijk) kemudian menyebrangi jembatan yang sangat modern, di mana salah satu bagian jalan jembatan akan terangkat ke atas apabila kapal laut yang berukuran besar akan melewati bawah jembatan.

Memasuki kawasan wisata Zaanse Schans tidak dipungut biaya dan langsung akan terlihat bangunan rumah kayu tradisional Belanda yang sudah berumur ratusan tahun (Zaanse Huisjes). Arsitektur unik khas Belanda  yang sebagian besar dinding rumah kayunya berwarna hijau dan dahulunya merupakan ciri khas rumah warga di wilayah Zaandstad.

Di pinggiran Sungai Zaan di kawasan wisata yang dilestarikan ini terdapat kumpulan kincir angin yang  bentuknya beraneka ragam dan setiap kincir angin itu mempunyai  fungsi nya masing-masing. Di sini bisa dilihat cara kerja kincir angin baik untuk keperluan mengeringkan lahan maupun keperluan industri dan pertanian. Di sepanjang Sungai Zaan yang dahulunya ada ribuan kincir angin, sekarang di kawasan Zaanse Schans tinggal 6 kincir angin yaitu De Huisman (pembuatan makanan saus Mustard), De Kat (pembuatan cat), De Gekroonde Poelenburg & Jonge Schaap (penggergajian kayu), De Zoeker & De Bonte Hen (pembuatan minyak). Ditambah 2 kincir angin yang kecil adalah De Windhond (pengasah batu) dan De Hadel (menguras air). Kincir-kincir angin ini pada musim dingin (winter) hanya dibuka untuk umum pada akhir pekan saja atau sesuai perjanjian kecuali Jonge Schaap yang buka setiap hari. Untuk masuk kedalam kincir angin dan melihat aktifitas produksinya dikenakan biaya. Sesungguhnya masih ada lagi kincir angin di luar wilayah kawasan wisata yang dilestarikan yang jumlahnya puluhan di wilayah Zaanstad ini.

Di kawasan wisata ini terdapat beberapa museum yang mempresentasikan kehidupan masa lalu orang Belanda abad 17-18 khususnya  di wilayah Belanda Utara. Museum Zaans  menyimpan koleksi artefak dan lukisan mengenai kehidupan orang Belanda ratusan tahun yang lalu. Meseum yang lebih kecil di wilayah ini  terkait dengan perusahaan-perusahaan ternama yang awalnya berdiri di Zaandam, seperti Verkade Paviljoen (produsen makanan coklat & kue), museum dari supermarket  tertua dan  terbesar di Belanda saat ini yaitu Alberthijn yang berdiri pada tahun 1887, Het Nederlandse Uurwerk (museum jam), Bakkerij museum in de Gecroonde Duyvekater (museum pembuatan roti). Museum Kincir Angin juga bisa dilihat tetapi terletak di Koog aan de Zaan saat berjalan memasuki  Zaandijk.

Yang menarik pula bisa dilihat produk traditional Belanda lainnya yaitu pabrik pembuatan keju sekaligus toko penjualan keju (De Catherine Hoeve) dan pabrik  pembuatan sepatu kayu bakiak /Klompen (the Wooden Shoe Workshop the Zaanse Schans) yang tidak dipungut biaya masuk.  Klompen yang dibuat bentuknya unik dan lucu, ada yang diukir, klompen sepatu roda dan klompen ketawa. Ada juga pabrik  kerajinan tembaga (The Coopery)  dan perak yang sudah ada sejak ratusan tahun pula (The Tinkoepel). Salah satu obyek wisata yang baru di Zaanse Schans adalah Museum Penyulingan Minuman Alkohol yang memperlihatkan proses penyulingan 150 tahun yang lalu, tentunya pengunjung dapat mencicipi pula.

Untuk kenyamanan wisatawan tersedia pula toko-toko cinderamata (Vrede Souvenirs & Gift, Souvenirs & Diamonds ‘Saense Lelie’) , toko barang-barang antik dan unik (Het Jagershuis). Melengkapi kenyamanan berwisata di kawasan ini tersedia beberapa restoran dengan interior dan makanan khas  Belanda diantaranya yang menyediakan kue traditional Belanda pannekoek (pancake) berukuran diameter 29 cm yang bisa dinikmati di Restoran De Kraai.

Kincir angin merupakan bangunan tradisional  yang bentuknya  sangat unik sehingga terlihat mempesona ternyata mempunyai fungsi yang sangat berarti bagi kehidupan orang  Belanda dahulu dan sekarang.  Saat ini kincir angin sudah menjadi obyek wisata yang sangat menarik jika kita lebih mengenalnya  bersama dengan warisan budaya lainnya yang ada di Zaanse Schans.

4.Torre de Hercules, Spanyol

Jika ada yang bertanya, “Menara mecusuar tertua di dunia, dimana?”, ayo jawab dengan cepat, “Menara mercusuar Hercules, Torre de Hercules, di Spayol”. Ya ya ya,… saya memang termasuk salah satu orang yang beruntung bisa main main ke menara ini. Menara mercusuar Hercules adalah menara yang terletak di semenanjung kota La Coruna di Galicia. Ia memiliki tinggi total 68 m dan dibuat pada abad I.

Menara ini pun memiliki hak istimewa menjadi mercusuar Romawi tertua. Hercules Ini adalah mercusuar kedua di ketinggian Spanyol, di belakang mercusuar Chipiona. Pada tanggal 27 Juni 2009 bangunan ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia. Di sekitar mercusuar terdapat taman yang ada bangunan kayak kompas di tanah. Keliatan kan? yang warna biru bulat itu, ini aku foto dari atas menara.

Jika kita berjalan sedikit kearah pantai, kita juga akan mendapati pemandangan pantai yang sangat indah. Laut biru luas dengan pasir berumput tak jauh dari pantai. Sambil sesekali dari kejauhan kebiruan itu akan tampak kapal kapal pesiar. Hm … ya, kalau ke Spanyol, Torre de Hercules ini juga merupakan tempat wajib kunjung. Oke oke … Oya untuk naik ke menara ini kita musti bayar sekitar 15 euro,… tak mahal lah untuk pengalaman seru yang bakal anda dapatkan.

5.Tempat Wisata Menakjubkan Di Italia

Banyak negeri di dunia yang menarik untuk dikunjungi ketika musim berlibur tiba. Salah satunya adalah Italia. Negara republik seluas 301,230 km2 yang terletak di semenanjung selatan benua Eropa ini memiliki laut dan daratan yang potensial sebagai pilihan objek berlibur bagi turis yang datang ke sana. Wilayahnya selain melingkupi daratan juga memiliki hamparan laut dengan sekumpulan pulau indah menakjubkan.

Tercatat Italia memiliki sejumlah pulau yang telah menjadi buah bibir turis dunia sejak dulu kala. Sebut saja Sicily (Sisilia – dalam bahasa Indonesia), Sardinia, Capri, Ischia, Elba, Procida, Aeolian Islands, Tremiti, Ustica, Pantelleria, Aegadi Islands, Pelagie Islands hingga Dino Island.

Karakteristik setiap pulau di Italia juga menyimpan cerita sejarah panjang yang mengagumkan. Misalnya Pulau Sicily yang letaknya di lautan Mediterania. Di pulau berpopulasi 5 juta jiwa ini kita akan menemukan berbagai peninggalan sejarah yang telah berusia ratusan tahun.

Terbagi dalam 9 distrik, pulau ini memiliki beberapa situs arkeologi menawan yang pantang untuk dilewatkan. Mulai dari Agrigento (Kuil Yunani kuno) hingga Piazza Armerina, peninggalan Kerajaan Romawi yang merupakan salah satu objek peninggalan sejarah yang masuk dalam UNESCO World Heritages.

Di Segesta yang terletak sejauh 74 km selatan wilayah Palermo, sebuah kuil Yunani tua yang dipercaya dulunya merupakan metropolitan Kerajaan Romawi berdiri kokoh Kuil Doric yang memiliki tinggi hingga 190 kaki. Keistimewaan kuil yang diperkirakan dibangun pada 430 SM ini terletak pada ruang Amphitheatre yang arsitekturnya masih terjaga rapi hingga sekarang.

Pulau Sicily tidak hanya menyimpan kekayaan bahari menawan, beberapa pegunungan di pulau ini juga bisa ditaklukan lewat jalur trekking. Salah satu gunung yang bisa memuaskan kebutuhan adrenalin Anda saat berada di Sicily adalah dengan mendaki Gunung Nebrodi atau Gunung Etna yang menyimpan potensi vulkanik dengan ketinggian 3,323 meter.

Di tengah pulau ini, terdapat sebuah taman hutan bernama Madonie National Park bisa jadi pilihan yang seru saat ingin menghabiskan waktu berlibur dari tengah kepenatan. Kemping adalah alternatif seru yang bisa dilakukan di sini.

Bagi yang bosan dengan wisata gunung atau hutan, snorkeling atau diving di kedalaman Laut Mediterania tentu sebuah pilihan menarik. Puaskan adrenalin Anda akan indahnya dunia bawah laut Mediterania saat berada di Ustica yang letaknya dekat dengan wilayah Palermo.

Beranjak dari wilayah Pulau Sicily, Italia masih memiliki pulau lain yang menjadi tujuan favorit bagi turis, terutama saat musim panas sudah datang. Salah satu pulau favorit adalah Pulau Sardinia yang terletak di Laut Tyrrhenian. Tercatat, Sardinia adalah pulau terbesar di wilayah teritori Italia yang terbagi dalam 9 distrik.

Seperti halnya Pulau Sicily di selatan, Sardinia juga menyimpan objek wisata kelautan yang menawarkan indahnya Laut Mediterania. Salah satu spot paling favorit bagi penyelam di wilayah ini adalah Tavolara dan Punta Coda Cavallo. Banyak turis dari negeri tetangga atau benua lain yang melakukan aktivitas snorkeling dan diving di sini.

Sardinia sendiri mempunyai ibukota yang bernama Cagliari. Kota yang juga dikenal sebagai “The City of Sun” ini menurut buku panduan wisata Lonely Planet Italy merupakan tempat yang tepat untuk melakukan relaksasi diri, tempat Anda dapat melakukan aktivitas berjemur di sepanjang Poetto Beach yang garis pantainya mencapai 8 km.


-kuil Yunani tua-


-Pulau Sicily-


-Madonie National Park-


-Laut Mediterania Ustica-


-Laut Tyrrhenian-

 

sumber : dari berbagai sumber

One thought on “TEMPAT WISATA DUNIA

  1. You post interesting content here. Your page deserves much more
    traffic. It can go viral if you give it initial boost, i know useful
    tool that can help you, simply search in google: svetsern traffic tips

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s